Dia merasa tidak dianggap oleh grupnya sekarang. Dan yang lebih parahnya atasannya sendiri seperti berniat untuk mengeluarkan dirinya. Sebenarnya sebelum dia mengundurkan diri ia pernah meminta kepada Atasan untuk kembali ke tempat yang sama dengan diriku. Tapi tentu atasan yang ia mintai tolong tidak menyetujuinya. Tentu ia ingin temanku ini merasa tidak nyaman dan akhirnya mengundurkan diri.
Setelah lama kami lost contack akhirnya kami saling berkomunikasi beberapa hari yang lalu. Kami memang masih satu bagian, akan tetapi beda shift dan hanya akan bertemu saat pergatian jam kerja saja. Maka dari itu kami tak pernah mengobrol sama sekali, hanya bertegur sapa biasa dan nampak terasa asing satu sama lain. Hingga beberapa hari yang lalu aku pun mengirim pesan menanyakan keadaannya dan dibalas. Ia curhat denganku bahwa sangat merindukan saat kami bekerja sama. Kami memang sudah sangat solid untuk bekerja sama dulunya. Bahkan saling bercerita satu sama lain. Tapi mungkin kini sudah jalannya dirinya memilih jalan baru di kehidupannya.
Semenjak seminggu sebelum lebaran ia sudah tidak masuk bekerja. Hingga sampai saat ini pun dirinya tidak membuat surat pengunduran diri. Sedih tentu sahabat seperjuangan kini tidak bekerja ditempat yang sama. Aku sendiri tahu memang dunia kerja seperti ini. Mudah mudahan kamu mendapatkan yang terbaik kedepannya.
Di bulam Mei ini sekarang aku lah yang berada ditempat ia berada dulu. Pasti bingung kan kenapa bisa begitu. Aku menggantikan salah satu seseorang yang mengundurkan diri bersamaan dengan sahabatku. Ia mengundurkan diri sebab ingin meneruskan usaha milik mertuanya.
Ini seperti pemaksaan untukku tapi aku berusaha untuk bersikap biasa saja. Kini aku harus beradaptasi mulai dari awal. Tidak adil? Mungkin itu yang aku rasakan saat ini.
Saat diriku sudah mulai merasakan nyaman kembali setelah beberapa tahun. Kini harus mengalami nasib seperti ini. Memang aku ada kesempatan untuk naik jabatan. Tapi aku sama sekali tidak tertarik.
Aku sudah nyaman dengan keadaanku yang sekarang. Ditempat baru tentu orangnya berbeda. Mereka memiliki sifat yang berbeda itu sangat jelas. Mungkin saat ini orang orang akan berpikir aku sedang menyendiri sebab hanya diam saja. Tapi asal kalian tahu aku ini sedang berusaha menyesuaikan diri.
Jika boleh memilih tentu aku tidak ingin berada disini. Sebab aku sendiri sudah pernah merasakannya. Mungkin kalian akan berpikir bahwa aku ini lebay. Tapi memang aku merasakan perbedaan yang signifikan. Aku merasa asing mungkin karena belum bisa menyesuaikan dengan mereka.
Entah sampai kapan aku akan bertahan seperti ini. Apakah nanti suatu saat aku akan menyerah dan mengikuti jejak temanku dulu? Entahlah aku sendiri tidak tahu.
Ya Allah bolehkan hamba meminta? Hamba ingin kembali seperti semula dan ditempat hamba berada bekerja. Jika memang Engkau ingin memberikan rezeki naik jabatan. Bisakah hamba masih ditempat yang sama? Bisakah engkau menggantikan diriku dengan orang yang hamba maksud? Hamba mohon ya Allah. 😔