Rabu, 17 Mei 2023

Kejadian tahun 2023

Hai semua yang datang untuk membaca semua curahanku. Sudah lama sekali aku tidak menulis disini. Di tahun 2023 ini aku akan kembali menceritakan bagaimana nasibku saat ini. Kalian ingat teman karib yang pernah aku ceritakan. Iya sekarang dirinya telah mengundurkan diri. Bukan tanpa alasan ia melakukan itu. 

Dia merasa tidak dianggap oleh grupnya sekarang. Dan yang lebih parahnya atasannya sendiri seperti berniat untuk mengeluarkan dirinya. Sebenarnya sebelum dia mengundurkan diri ia pernah meminta kepada Atasan untuk kembali ke tempat yang sama dengan diriku. Tapi tentu atasan yang ia mintai tolong tidak menyetujuinya. Tentu ia ingin temanku ini merasa tidak nyaman dan akhirnya mengundurkan diri. 

Setelah lama kami lost contack akhirnya kami saling berkomunikasi beberapa hari yang lalu. Kami memang masih satu bagian, akan tetapi beda shift dan hanya akan bertemu saat pergatian jam kerja saja. Maka dari itu kami tak pernah mengobrol sama sekali, hanya bertegur sapa biasa dan nampak terasa asing satu sama lain. Hingga beberapa hari yang lalu aku pun mengirim pesan menanyakan keadaannya dan dibalas. Ia curhat denganku bahwa sangat merindukan saat kami bekerja sama. Kami memang sudah sangat solid untuk bekerja sama dulunya. Bahkan saling bercerita satu sama lain. Tapi mungkin kini sudah jalannya dirinya memilih jalan baru di kehidupannya. 

Semenjak seminggu sebelum lebaran ia sudah tidak masuk bekerja. Hingga sampai saat ini pun dirinya tidak membuat surat pengunduran diri. Sedih tentu sahabat seperjuangan kini tidak bekerja ditempat yang sama. Aku sendiri tahu memang dunia kerja seperti ini. Mudah mudahan kamu mendapatkan yang terbaik kedepannya. 

Di bulam Mei ini sekarang aku lah yang berada ditempat ia berada dulu. Pasti bingung kan kenapa bisa begitu. Aku menggantikan salah satu seseorang yang mengundurkan diri bersamaan dengan sahabatku. Ia mengundurkan diri sebab ingin meneruskan usaha milik mertuanya. 

Ini seperti pemaksaan untukku tapi aku berusaha untuk bersikap biasa saja. Kini aku harus beradaptasi mulai dari awal. Tidak adil? Mungkin itu yang aku rasakan saat ini. 

Saat diriku sudah mulai merasakan nyaman kembali setelah beberapa tahun. Kini harus mengalami nasib seperti ini. Memang aku ada kesempatan untuk naik jabatan. Tapi aku sama sekali tidak tertarik. 

Aku sudah nyaman dengan keadaanku yang sekarang. Ditempat baru tentu orangnya berbeda. Mereka memiliki sifat yang berbeda itu sangat jelas. Mungkin saat ini orang orang akan berpikir aku sedang menyendiri sebab hanya diam saja. Tapi asal kalian tahu aku ini sedang berusaha menyesuaikan diri. 

Jika boleh memilih tentu aku tidak ingin berada disini. Sebab aku sendiri sudah pernah merasakannya. Mungkin kalian akan berpikir bahwa aku ini lebay. Tapi memang aku merasakan perbedaan yang signifikan. Aku merasa asing mungkin karena belum bisa menyesuaikan dengan mereka. 

Entah sampai kapan aku akan bertahan seperti ini. Apakah nanti suatu saat aku akan menyerah dan mengikuti jejak temanku dulu? Entahlah aku sendiri tidak tahu. 

Ya Allah bolehkan hamba meminta? Hamba ingin kembali seperti semula dan ditempat hamba berada bekerja. Jika memang Engkau ingin memberikan rezeki naik jabatan. Bisakah hamba masih ditempat yang sama? Bisakah engkau menggantikan diriku dengan orang yang hamba maksud? Hamba mohon ya Allah. 😔

Jumat, 21 Agustus 2020

 Hai.. lama sekali aku tidak menulis..

Dan sekarang sudah 2020...

Setelaha hal2 yang aku hadapi kemarin2... sekarang aku sudah terbiasa dan menjalani hidup seperti biasanya... dia pun juga begitu sudah menemukan kebahagiaannya.. 

Alhamdulilah sih sekarang.. banyak sekali pelajaran yang aku peroleh.. dan bisa membantukku untuk menjadi yang lebih baik lagi..

Sekarang aku sudah tidak terlalu memikirkan semua hal dengan terlalu rumit dan selalu pasrah dengan yang diatas agar tidak selalu membuatku stres...

Yang paling penting untuk saat ini adalah kebahagiaan orang tuaku...

Itulah yang aku pikirkan saat ini

Ditahun ini pun sedang ada wabah penyakit yang disebabkan oleh virus corona atau covid19 yang menyebabkan kegemparan diseluruh dunia...

Bahkan di bulan2 kemarin banyak sekali perbatasan kota yang ditutup agar mencegah penyebaran..

Hingga aku pun tidak bisa pulang kampung...

Dan kalian tahu.. karena adanya virus ini aku pun jadi tersadar ternyata hal yang aku anggap sepele untuk dilakukan ternyata amat sangat penting... seperti pertemuan..

Jadi aku memiliki saran buat kalian.. hargailah waktu kalian.. seringlah dekat2 dengan orang tua kalian.. ngobrol dll...

Waktu telah berjalan begitu cepat.. ga nyaka ya, dulu kita masih bermain berdua waktu kecil dengan teman2, pergi jalan jalan, shopping selalu berdua.. sekarang kamu sudah dewasa dan akhirnya menempung kehidupan baru, HAPPY WEDDING kakaku tersayang, aku memang orang yang tidak pernah mengungkapkan perasaan sayang secara langsung, tapi walaupun begitu aku amat menyanyangimu, maaf aku tidak bisa meberikan apa apa dan malah aku selalu menyusahkanmu terus menerus..
Kak aku turut senang atas pernikahanmu, dan aku berdoa semoga pernikahanmu menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warohmah.. dan yang paling penting selalu diberkahi Allah dari segi apapun...
Buat mas awan yang telah meluluhkan hati kakaku aku titipakn kakaku kepadamu, kamu termasuk orang yang hebat karena bisa meluluhkan hati kakaku, banyak orang yang mencoba tapi mereka selalu gagal dan hanya kamulah yang berhasil..
Maka dari itu jagalah baik2,, kakaku adalah orang yang paling baik menurutku. Walaupun dia sedikit bawel tapi dia sebenarnya orang yang amat sangat baik.
Jadi aku mohon dengan sangat bahagiakanlah dia dan jangan membuat dia sedih dan kecewa.
Buat mbk ulfah kakaku kamu sekarang sudah menjadi seorang istri hormati suami dan mertuamu,
Jangan lupa selalu beribadah dan berdoa agar semua diberi kelancaran dalam menjalani rumah tangga oleh Allah SWT.. Dan selalu saling mengingatkan dalam kebaikan..
Mungkin memang aku agak lebay tapi beginilah perasaanku yang sebenarnya.. Aku sayang kalian kedua kakanku yang baik Awan dan Ulfah....

                  HAPPY WEDDING
                  AWAN & ULFAH



Kamis, 27 Juni 2019

Waktupun berlalu.. ga terasa ya.. udah hampir setahun...
Orang yang kau gantikan sekarang sudah tidak disini lagi.. padahal aku baru saja mulai akrab . Tapi malah dia pergi dengan begitunya.
Dia sudah berubah kawan tidak seperti dulu lagi.. aku juga sudah bisa tertawa2 dengan dia bulan bulan kemarin sebelum dia mengundurkan diri..
Kawan maaf aku jarang ngobrol sekarang denganmu.. bukan maksudku menjauh tapi ini lah caraku untuk ikhlas.. dengan mendoakanmu yang terbaik..
Sepertinya sekarang kamu juga sudah mulai nyaman..🙂 tidak seperti awal awal kamu disana.. kamu sudah bisa tersenyum lepas.. sekarang banyak teman untuk jalan jalan menikmati hidup tidak seperti saat bersamaku.
Sekarang tempat disini kosong, dan sebenarnya aku masih berharap km bisa mengisinya.. tapi apakah bisa? Dan apakah kmu masih mau?
Kamu tahu.. kenapa sekarang aku jarang bertatap muka denganmu? Saat melihatmu aku teringat hari dimana tempat yang nyaman berubah menjadi suram dalam sekejap. Karena disaat itu aku melihat sahabatku sudah tidak bercanda bersamaku lagi disini..
Melihat kmu sering update story saja aku selalu berpikir kenapa aku tidak ikut bersamamu didalam fto itu.
Allah punya rencana terbaik dibalik ini semua..
Terimakasih kamu sudah mau jadi pengganti adikku.. mudah2an suatu saat kita masih diberi kesempatan untuk berkumpul2 lagi..
Amin.
Jangan lupa sholatmu kawan.. agar kamu selalu diberi ketenangan..

Kamis, 16 Mei 2019

Seminggu pun sudah aku lewati dan sekaranglah hari terakhir itu. Tepat tgl aku dilahirkan.
Sebenarnya banyak yang ingin dibicarakan tapi tak ada kesempatan sama sekali..
Saat mau bicara kamu sudah membahas itu lagi..
Jadi berasa jauh kawan. Aku juga berusaha memainkannya tapi sepertinya aku memang tidak cocok.
Padahal di hari ini aku cuma bisa berharap kita bisa mengobrol agak lama tapi malah saling diam dan ngobrol masalah pekerjaan saja..
Sedih sih sepertinya waktunya terbuang sia sia..
Ibadah bersama saja cuma satu kali dan baru pertama kali itu juga kamu meneteskan air mata didepanku..
Apa yang kamu rasakan kawan. Jika memang sakit, jangan sampai kamu bertindak bodoh seperti itu.. mabuk2an dll..
Itu merusak dirimu sendiri..
Memang sekarang kamu disana tidak ada satupun yang bisa diajak bicara tapi jangan lah kamu sampai seperti itu..
Masih ada Allah.. Sabar kawan.. Allah sedang mengujimu.. suatu saat pasti kamu akan bersyukur atas ujian ini..

Aku masih mendoakanmu sebagai sahabatku disini..
Ow iya kamu tahu klw hari ini aku ulang tahun tapi kenapa kamu diam tak berkata sedikitpun? Padahal aku menunggunya..
Tapi tak apa jika boleh aku meminta kado besuk datang ya. Dan yang paling penting jangan jadi seperti ini, janganlah kau menjauh dari Allah itu saja..
Terimakasih
D/J

Senin, 04 Maret 2019

Malam ini seharusnya aku bahagia karena satu shift dengan dia..
Tapi ternyata hal yang berbedalah yang aku rasakan..
Bingung itu datang menghampiriku..
Kamu sudah benar benar bukan orang yang ku kenal dulu kawan..
Mungkin memang kita sudah tidak akan seakrab dulu lagi.
Hmm.. kamu sudah punya kegiatanmu itu yang membuat kita menjauh sejauh jauhnya..
Tapi tak apa mungkin memang itu sudah jadi keinginanmu..
Mungkin sekarang pikiran kita sudah tidak sejalan lagi..
Tapi jika boleh aku meminta bisakah kamu menjadi orang yang dulu ku kenal?
Bisakah?
Orang yang membuatku tertawa itu sudah hilang sudah berubah menjadi orang lain yang sama sekali tidak ku ketahui..
Ya Allah kenapa dia berubah menjadi seperti ini? Dia bukan orang yang aku kenal lagi.. apa yang salah Ya Allah..
Mungkinkah aku yang salah kali ini?
Jika iya ampuni hamba dan kembalikan dia lagi ya Allah.. hamba mohon..😔😔🙁

Ternyata benar kamu sudah benar benar berubah tidak seperti sahabat yang aku kenal dulu..
Kenapa kawan kamu jadi seperti ini?
Tahu tidak tadi aku lihat fotomu bersama mereka makan bersama? Dan Iri itu datang kepadaku.. maaf..
Memang sih itu hakmu untuk ikut memainkannya tapi kenapa aku sama sekali tidak suka?
Mungkin ini termasuk dosa karena aku masih memiliki rasa iri dan dengki.
Tapi asal kamu tahu aku manusia biasa..
Kamu tahu tidak aku kangen kamu yang dulu, kamu yang selalu bersamaku disaat susah dan senang, saling berbagi, saling mengunjungi, saling tertawa. Tapi semua itu sudah hanya jadi anganku saja..
Apakah kita akan menjadi mantan sahabat dan hanya menjadi teman biasa?
Kenapa harus seperti ini?
Ngobrol pun sekarang hanya sepatah dua patah kata..
Beda sekali sekarang kamu, maaf lagi aku kemana2.. tapi itu yang aku rasakan..
Malah bukan cuma aku jika kamu tahu.. orang orang yang dulu pernah bersamamu bilang seperti itu..
Aku jadi bingung harus bagaimana?
Kenapa kawan?
Kenapa?
Kamu mudah sekali melewatinya tapi kenapa aku tidak?
Apa aku akan seperti ini terus?
Tolonglah kembali seperti dulu.. sahabat yang ku kenal.. Aku mohon..