Sebulan berlalu dan ternyata masih tetap sama saja tidak ada perubahan sama sekali..
Benar benar menunggu hal yang tanpa kepastian..😥😥
Dan setelah beberapa lama aku baru sadar ternyata yang salah adalah diriku sendiri...
Ternyata akulah yang meminta ini semua kepada Allah dulu..
Dan telah dikabulkan Allah..
Dan penyesalan yang teramatlah yang aku rasakan..
Ya Allah dulu aku khilaf meminta ini semua, karena amarahlah dulu yang ada dihati hamba dan tanpa berpikir meminta dia untuk pergi, Ya Allah.... tolong kembalikan dia lagi.. Aku amat sangat menyesal karena meminta ini semua.. Tolonglah Ya Allah SWT..😭😭😭😭😭
Kamis, 29 November 2018
Rabu, 21 November 2018
Mencoba melarikan diri dengan cara mudik ke kampung halaman ternyata tidak juga bisa menghilangkan masalah yang sedang di hadapi..
Sudah nonton bioskop, jalan jalan, nongkrong tapi tetap saja kebahagiaan itu hanya sebentar.. setelah semua telah dilakukan dan selesai rasa sedih itu kembali kenapa??
Apa harus seperti ini terus?
Mungkin yang membaca ini akan beranggapan aku lebay dll.. tapi terserah kalian mau ngomong apa aku tidak peduli.. karena kalian mungkin tidak tahu apa yang aku rasakan..
Berharap dan berharap yang entah itu akan terjadi atau tidak..
Menunggu sesuatu yang mungkin tidak pasti...
Tapi Aku berharap semoga Allah SWT membuat yang tidak mungkin itu menjadi mungkin...
Amin...
Kamis, 08 November 2018
Berpura pura bahagia itulah yang hanya bisa aku lakukan sekarang. Saat yang lain mengira ini adalah kebahagiaan sejati tapi sebenarnya hanya semulah yang terjadi..
Benar mungkin aku akan dibilang iri dan syirik jika bilang agak sedikit tidak suka. Sahabat yang sudah aku anggap seperti adikku sendiri telah menemukan kebahagian baru tanpa diriku.. bahagia untuknya tapi sedih rasanya untukku..
Kebersamaan kamipun sudah tidak ada sama sekali bahkan hanya untuk ngobrol saja hanya terjadi seperlunya saja dan rasanya canggung harus seperti ini..
Berusaha ikhlas itu memang sulit ya.. apalagi jika ikhlas itu memang harus dipaksakan..😢
Baru saja aku melihatnya saat dia pulang sholat jumat dan apa yang telah terjadi.. sedih itu mulai datang lagi entah kenapa..
Lebay sekali ya...
Tapi itu yang benar benar aku rasakan..
Dia pergi begitu saja saat aku sedang ingin bangkit dari masalah yang menimpaku, bukan malah berhasil bangkit malah semakin terpuruklah diriku..
Mungkin aku yang terlalu banyak dosa kali ya sampai sampai Allah memberi hal hal seperti ini...
Untuk jono jika kamu tahu aku berharap kita masih bisa bersahabat seperti biasanya.. ngobrol, bercanda, tertawa dll..
Tapi.....
Apakah itu hanya akan menjadi angan angan saja yang tak akan terulang kembali?
Ya Allah mungkin Engkau akan menganggap aku kurang bersyukur tapi memang beginilah aku...
Aku berusaha ikhlas dan berlapang dada tapi masih saja berat di hati ini Ya Allah...😭😭
Jika boleh hamba memohon kembalikanlah seperti semula Ya Allah..
Kembalikan dia bekerja sama lagi denganku.. Kabulkanlah doa orang yang penuh dosa ini Ya Allah...
Aku mohon..😭😭
Rabu, 07 November 2018
Seyum dan tertawa adalah pertanda kebahagiaan untukmu tapi tahukah kamu itu tanda kesedihan untukku...
Mungkin orang bilang aku egois tapi inilah aku, bukan karena aku tidak mempunyai tenggang rasa tapi....
Mungkin dengan kamu ada disana sudah banyak perubahan seperti yang ia katakan suasana disana lebih menyenangkan membahagiakan dan lebih tentram.
Tapi apakah kamu tau yang aku rasakan disini? Sunyi, sedih, marah, semua bersatu menjadi satu..
Jika kamu pernah menonton film inside out hapir seperti itulah yang aku rasakan..
Aku terpakasa berpura pura bahagia padahal hati ini merasa sedih tak tertahankan..
Mungkin kamu tak akan pernah mengetahuinya tapi asal kamu tahu aku mengharapkan kamu kembali bekerja sama denganku wahai sahabatku...
Tapi saat aku mengharapkan itu malah banyak orang yang berkata itu tidak mungkin dan itulah yang semakin membuatku sedih..
Aku sudah berusaha untuk memalingkan semuanya dengan cara menyibukkan diri tapi apa kamu tahu itu percuma saja...
Ya Allah aku memohon dengan kerendahan hati hamba yang sebagai makhlukmu yang penuh dosa ini berilah keajaibanmu agar aku bisa bekerja sama lagi dengan sahabatku... Karena hanya Enkaulah Ya Allah yang bisa mengembalikan semua ini seperti semula..
Dimana ada canda,tawa, kebahagiaan, ketentraman yang sekarang hampir sama sekali aku rasakan akhir akhir ini..
Ya Allah.. Aku memohon dengan sangat kabulkanlah doaku ini..
Sabtu, 03 November 2018
Seminggu telah terlewati awalnya aku berfikir bisa menghadapinya tapi ternyata tidak... Aku masih bingung, marah, sedih tak beraturan. Setiap apa yang dikerjakan selalu saja salah. Mungkin karena memang rasa nyaman yang sudah benar2 dibuang..😣😣..
Salahkah jika aku sedikit marah karena orang yang pertama di pasrahkan kepadaku untuk diajari dalam bekerja harus di pindah tempatkan ketempat lain tanpa memikirkan dulu perasaanku?
Aku beri pengarahan sedikit demi sedikit yang awalnya aku hampir putus asa untuk mengajarinya tapi akhirnya dia bisa juga.
Tapi karena aku berfikir dia orang baik jadi aku harus berusaha agar dia bisa.
Satuhal yang harus kamu tahu.. 2th itu bukan waktu sebentar seenak jidat aja kamu memindahnya. Asal kamu tahu orang yang kamu pindah tempatkan adalah orang yang mengingatkanku pada almarhum adikku...😫😫
Saat aku ngobrol, bercanda, marah, jail itu yang mungkin tidak akan pernah aku dapatkan dari orang lain.
Mungkin memang sudah banyak kamu menghadirkan orang orang baru tapi tidak ada yang seperti dia..
Kamu sebenarnya tahu tapi pura pura tidak tahu.. kenapa..
Hanya karena ingin merubah sifat satu orang apa harus mengorbankan perasaan orang lain?
Kamu memang tidak akan pernah mengerti karena mungkin kamu belum pernah merasakannya...
2 kali aku mengalami seperti ini dan yang memberinya adalah orang yang memiliki hal sama seperti dirimu..
Inilah yang aku takutkan.. aku menerima tawaran yang dulu sebenarnya tidak kuinginkan.. Maaf bukan maksud aku untuk tidak menghormatimu sebagai saudara atau apa tapi dengan seperti ini kamu telah merubah semua hal yang aku pikirkan tentang dirimu...
Dan mungkin benar hal ini tak akan berubah sama sekali.. dan mungkin kamu akan senang melihatku berubah 180 derajat dari biasanya..
Terimakasih ya telah membuatku menderita seperti ini...😊
Kamis, 01 November 2018
Perpisahan
Setelah sekian lama akhirnya aku menulis lagi diblog ini.. mungkin sudah hampir 2 tahun terakhir ini aku jarang pos apapun karena sibuk. Dan akhirnya aku bisa pos apa yang sedang dirasakan.. saat ini banyak hal yang telahh berubah.. untuk kedua kalinya aku dipisahkan dengan orang yang sudah seperti sahabatku sendiri ditempat kerja itu bukan karena sebuah alasan yang mungkin tidak masuk akal.
Yang membuatku sedih adalah sekarang sifat yang sudah aku anggap sebagai sahabatku ini kurasa sudah mulai berubah terhadapku. Mulai dari cara dia tersenyum sudah tidak seperti biasanya.
Diapun sekarang terlalu serius terhadap pekerjaannya seperti sudah melupakan semuanya itu yang aku rasakan.😥😥
Berbeda saat dulu dia lucu enak diajak ngobro dan bercanda dll. Sekarang hal itu hanya akan menjadi angan angan saja untuk terjadi lagi...
Ya Allah kenapa untuk kedua kalinya engkau memberi cobaan seperti ini.. apa yang salah dariku,??
Ya Allah jika aku boleh memohon tolong berilah keajaibanMu kepadaku.. kembalikan seperti dahulu disaat kami bersama sama seperti keluarga, saling bercanda, berdebat hanya karena hal sepele dan bekerja sama dengan kegembiraan...
Dan untuk sahabatku yang mungkin hanya aku sendiri yang menganggap itu sementara kamu sudah lupa dan mungkin tak mau perduli, kangen rasanya saat bekerja bersama, bersendau gurau, mendapat masalah yang diselesaikan bersama2. Mungkin setelah ini akan amat terasa berbeda saat kita sudah berbeda posisi bekerja😣.
Aku senang karena kamu sudah diberi kepercayaan dan itu artinya kamu sudah ada kemajuan tapi sedih juga rasanya karena mungkin kita tidak akan bekerja sama untuk selamanya...😣😣
Entah apakah Allah akan memberi keajaibannya atau tidak.. tapi apakah salah jika aku masih berharap? Dan sebaiknya apa yang harus aku lakukan?
Setiap apa yang aku lakukan selalu saja ada yang kurang dan tidak seperti biasanya..😣..
Sedih sedih ini akan sampai kapan?