Minggu, 30 Desember 2018

Sekarang kayak terbatas jadinya.. takut salah lagi.. jadi kayak bener2 bukan biasanya..
Aku hanya berusaha supaya tidak salah bicara lagi sehingga membuatmu tersinggung..
Dan mungkin aku yang akan berubah sekarang..
Toh siapa tahu memang lebih baik seperti ini..
Kecuali jika kamu meminta aku untuk seperti biasanya.. mungkin akan beda lagi ceritanya..
Aku cuma berusaha agar tidak ada yang tersinggung dengan perkataanku.. tapi ya karena aku cuma manusia biasa yang pasti selalu banyak salahnya..

Sabtu, 29 Desember 2018

Mungkin aku telah berbuat kesalahan lagi.
Hingga kamu seperti agak menjaga jarak denganku. Tapi asal kamu tahu sebaggai sahabat aku khawatir denganmu.
Maaf jika omonganku jadi kemana mana.
Pikiranku sedang entah kemana dadi apa yang aku ucapkan selalu saja salah..
Sampai membuatmu sepertinya benar benar marah..😟
Aku hanya sekarang sedikit bingung saja dengan perasaanku sendiri..
Karena semua seperti menjadi campur aduk ga jelas..

Jika kamu ingin menjauh dan itu memang baik untukmu silahkan tidak apa apa..
Aku akan berusaha mulai mengikhlaskan yah walaupun mungkin akan berat untuk dilakukan..

Semoga kamu bisa mendapatkan teman yang mungkin lebih baik dari aku..
Yang tidak pernah menceramahimu, membuatmu marah, bingung, dll..

Mungkin kamu benar aku hanya selalu berfikir negatif terhadap orang lain.. hingga jadi seperti ini akibatnya..

Sekali lagi maaf atas segala kesalahan yang telah aku lakukan terhadapmu..
Teruslah tertawa bahagia.. Jangan datang kepadaku dengan keadaan yang membuatku sedih..

Aku selalu mendoakanmu semoga kamu selalu diberi keberkahan dan perlindungan oleh Allah SWT..
AMIN..

Mungkin klw kmu membaca ini kamu akan bilang aku sok tahu lagi dan bilang klw aku fitnah lah dll.. terserah tapi ini yang aku rasakan sekarang..
Dan maaf lagi jika membuatmu marah..

Kamis, 27 Desember 2018

Kamu membahas hal yang sama lagi yang membuat perasaanku berubah lagi..
Kamu sudah mengatakan tidak akan melupakan semua yang telah dilewati bersama di tempat ini..
Tapi apakah benar seperti itu? Sementara banyak orang yang sudah pernah berkata seperti itu kepadaku dan nyatanya apa?
Kamu juga bicara takdir iya takdir memang sudah diatur oleh Allah SWT tapi kita sebagai manusia bolehkan memohon untuk merubah takdir kita?
Dan aku berharap Allah merubah takdirmu...
Aku harap kamu masih lama sekali disini, bersama lagi denganku, minim sampai aku benar benar siap jika kamu pergi.
Kamu berbohong kepadaku jika berkata tidak dengan emosi aku tidak percaya..
Sementara saat kamu masih bersamaku tidak terlintas sedikitpun klw kamu ingin berhenti..
Aku tidak ingin kita berpisah hanya karena seperti ini..
Masih banyak yang tersembunyi...
Aku belum siap kawan.. janganlah terburu buru..
Aku belum bisa menemukan penggantimu untuk sekedar bercerita dan membagi kesedihan..
Jangan dulu pergi..
Ya Allah buatlah dia nyaman disini lagi.. jika memang dengan kembali ke shift hamba dia bisa membatalkan niatnya kembalikanlah dia segera Ya Allah..
Hamba bingung jika dia benar benar pergi sementara hamba sedang seperti ini..
Dekatkanlah dia kepada hamba seperti adik hamba Ya Allah...
Bantulah hambamu ini Ya Allah..
Jika memang diantara kami harus berhenti buatlah hamba terlebih dahulu Ya Allah..
Tapi jika memang hamba dan dia benar benar sahabat buatlah kami bersama seperti sudara untuk selamanya..
Amin..
Lelah aku juga lelah disini..
Aku bertahan karena kamu masih disini danang.. jika kamu benar benar berhenti bagaimana denganku? Sementara kamu yang selalu membuatku kuat disini..
Sudah seperti keluargaku sendiri kamu disini..
Tolonglah bertahanlah disini.. jika benar2 harus berhenti, bersama2 denganku. Jangan mendahului aku..
Akan teramat kehilangan aku...
Ya Allah sekarang hamba benar2 menyerahkan semua KepadaMu tapi bolehkah hamba meminta sedikit untuk bersama2 lagi dengan dia lebih lama?
Hamba mohon....
Amin....

Minggu, 23 Desember 2018

Apakah suatu saat nanti kita akan tetap masih bersahabat? Jika kamu benar benar sudah jauh? Atau kamu akan benar benar melupakanku untuk selamanya kawan?
Mungkin iya..
Karena kamu sudah punya jalanmu sendiri..
Dan mungkin aku akan sendiri lagi seperti sekarang.. kamu memang masih disini tapi aku sudah merasa kita jauh.
Aku bingung kenapa orang orang yang aku sayang dan benar benar kupercaya selalu mendapatkan seperti ini.
Harus berpisah dan meninggalkanku saat aku benar benar membutuhkannya..
Apa ini salahku karena terlalu menyepelekan saat saat kita bersama?
Dan saat kata perpisahan itu ada baru aku menyadari, bahwa aku telah melewati banyak hal denganmu...
Dan untuk teman temanku yang lain, mbah ompong, jokowi, riki, cik yang benar benar selalu membuatku tertawa.. apakah jika aku pergi dari tempat ini kalian akan tetap menganggapku teman? Atau kalian juga akan lupa terhadapku?😭😭
Mungkin kalian akan bilang kita akan tetap berteman sampai kapapun.. tapi apakah itu akan terjadi? Banyak hal yang telah kita lewati bersama, susah, senang, sedih, marah, dll..
Mungkin kenangan itu akan menjadi kenangan kita.. yang suatu saat akan teringat ketika kita sudah tua nanti..
Dan untuk kamu danang/jono kamu orang yang benar benar mengingatkanku akan adikku..
Mungkin sekarang kita sudah tidak bersama tapi aku masih merasa kamu disampingku sedang membuatku tertawa..
Jaga selalu kesehatanmu, jangan mau dimanfaatkan orang lain, jangan terlalu polos, jangan lupa sholatmu..
Aku akan selalu mendoakanmu.
Jika memang kita harus berpisah untuk selamanya aku harap kamu tidak akan melupakanku..
Aku ingin sekali main kerumahmu di karang anyar.. bertemu ayah ibumu yang selalu kamu ceritakan kepadaku..
Dan aku harap itu bisa terjadi..
Maaf jika selama ini aku sudah merepotkanmu, selalu ikut campur.
Tapi asal kamu tahu.. aku khawatir terhadapmu.. sedih rasanya melihat sahabat yang sudah aku anggap seperti adikku tersakiti..
Maafkan kesalahan saudaraku yang telah membuatmu seperti ini.. aku juga tidak menyangka kita akan seperti ini..
Entah bagaimana diriku nanti saat kau benar benar meninggalkanku.. tidak akan ada tempatku bercerita lagi...
Andai aku diberi kesempatan untuk bersama sama lagi.. aku benar benar tidak akan menyianyiakan itu lagi..
Karena aku baru sadar hal itu tidak aan bisa diulangi lagi..
Terimakasih sudah mau jadi sahabatku disini.. aku sangat menghargai itu..🙂
Mungkin aku harus berusaha menerima dengan lapang dada...
Aku hanya bisa berdoa semoga kita bisa menjadi sukses saat dipertemukan lagi suatu saat nanti..
Amin..

Sabtu, 22 Desember 2018

Banyak orang tapi baru sekarang merasakan sendiri seperti ini...
Mungkin yang salah aku, aku terlalu terpuruk hingga sudah tidak bisa merasakan apa apa lagi..
Ingin rasanya melarikan diri dari semua ini tapi apa harus sama seperti yang dulu? Atau bagaimana?
Sebenarnya apa aku ini memiliki teman yang bisa aku percaya seumur hidupku? Atau hanya teman lewat saja?
Apa sih sebenarnya sahabat itu aku tak tahu..
Adakah yang bisa memberitahuku?
Mungkin benar kita ini hanya teman lewat saja...
Yang hanya bertemu ditempat kerja..
Tapi kenapa jika kamu kesusahan aku merasa tidak rela?
Jika suatu saat kamu sudah memilih jalanmu sendiri dan aku pun juga apakah kita akan masih tetap bersahabat? Atau hanya akan jadi angin lalu saja?
Yang hanya sekejap dan akan terlupakan..
Ya Allah.. hamba hanya menginginkan sahabat yang bisa hamba percaya dan bisa membantu saya mengilangkan kesedihan.. yang selalu membatu saya bahagia tertawa lepas dll..
Jika dia memang pantas disebut sebagai sahabat dekatkanlah dengan hambamu ini Ya Allah..
Janganlah rubah sifatnya...
Untuk kamu terimakasih, maaf telah merepotkanmu selama ini. Mungkin kamu bosen dengan ocehanku yang ga jelas sama sekali, dan mungkin kamu kdang marah karena ejekanku yang keterlaluan..
Tapi asal kamu tahu.. saat kamu ada didekatku.. aku bisa merasakan seperti memiliki adik lagi yang sekarang sudah di sisi Allah SWT.
Mungkin sekarang kita memang tidak bersama tapi aku yakin suatu saat kita akan bersama sama lagi..
Memang kesempatan itu amat teramat kecil. Tapi aku yakin Allah akan membantu kita..
Janga selalu kesehatanmu, jangan lupa makan, sholat, dan selalu jujur itu yang terpenting..
Dulu aku percaya padamu karena kejujuran dan kepolosanmu..
Tpi mungkin Allah sedang berkehendak lain untuk kita..
Semisalpun suatu saat kita benar benar harus mengucapkan selamat tinggal aku harap kamu dapat menggapai apa yang kamu cita citakan...
Jangan mau dimanfaatkan orang lain lagi.. cukup sekali itu saja..
Terimakasih sudah mah menjadi sahabatku selama ini..
Suatu saat pasti aku akan kembali membaca ini.. dan pasti akan teringat ini..
Kamu sahabat berharga bagiku..😊😥

Jumat, 21 Desember 2018

Padahal berharap bisa satu shift lagi besuk pagi.. tapi ternyata Allah belum mengizinkan..
Tapi tak apa.. pasti suatu saat Allah akan mengizinkan hal itu.. dan aku akan menunggu itu..
Yah walaupun harus ekstra sabar. Kapan kamu satu shift denganku lagi kawan? Aku benar benar sudah rindu sekali.
Sudah hampir 3 bulan kita tak pernah bercanda, tertawa, saling ejek ejekan.. dll.
Apa kamu tidak rindu?
Disini aku benar benar membutuhkanmu untuk menghiburku...
Aku sudah mulai lelah dan capek menghadapinya...
Ya Allah.. bantulah hambamu ini agar kami bisa bersama sama lagi.. buatlah itu semua menjadi mungkin... hamba mohon...
Amin..

Kamis, 20 Desember 2018

Senang kamu bisa main ke kosku lagi.. udah lama sekali kamu jarang kesini..
Tapi aku juga merasa sedih melihat mukamu yang penuh dengan hal hal yang ingin kau ungkapkan tapi tidak kesampaian..
Walaupun cuma sebentar terimakasih sudah mampir kawan.. sering mainlah kesini.. pintu yang ku miliki selalu terbuka untukmu..
Jika ingin curhat pun aku siap mendengarnya.. karena itulah gunanya sahabat.. saling berbagi saat susah dan senang..
Suatu saat aku yakin semua masalah ini akan segera selesai.. kita harus bersabar dan berdoa walau itu menyakitkan..
Karena tinggal Kuasa Allah SWT lah sekarang bisa diandalkan..
Jangan sedih terus semangat..
Sebentar lagi kita akan bersama sama lagi tidak akan jauh seperti ini..

Masih ingatkah kamu tempat ini.. dimana kita selalu duduk bersama untuk membicarakan suatu yang tidak jelas...
Hahahihi yang tak tahu apa yang ditertawakan yang penting ketawa saja..
Tapi sekara tempat ini kosong kawan hanya ada diriku sendiri yang duduk sendiri...
Banyak yang berubah karena kepergianmu. Sekarang aku hanya bisa terdiam entah harus bagaimana lagi.. orang orang disini berubah sejak kepergianmu..
Aku merasa seperti tidak seperti berada ditempat yang seharusnya..
Sekarang ketua kita sering marah marah entah kenapa.. yang baru semakin terlihat aslinya.. berbeda sekali saat kau ada disini...☹️
Aku kangen suasana itu dimana kita selalu tertawa, melakukan hal hal konyol bersama.. berfoto bersama..
Entah kenapa susah sekali melupakan itu semua... dimanapun aku berada pasti selalu teringat kekonyolanmu...
Aku ingin semua kembali seperti semula..
Tidak seperti ini.. hanya kehampaan yang aku rasakan sekarang..
Tolonglah kembali.. jangan membuatku seperti ini kawan... aku terlalu sulit untuk melakukan ini semua...
Setiap bertemu ada ingin sesuatu yang ingin ku katakan tapi kita hanya saling tatap dan tanpa berkata kata lagi...
Benar benar sudah jauh..
Aku hanya bisa berharap kamu kembali kesini duduk bersama.. dan bercerita itu saja sudah cukup untukku...
Orang yang menggantikanmu beda sekali denganmu... disini seperti sudah tidak ada komunikasi sama sekali..
Aku selalu menganggap kamu sedang liburan sebentar dan suatu saat akan kembali lagi.. disini aku menunggu kedatanganmu lagi...
Untuk tertawa bersama, sedih bersama, menghadapi masalah bersama.. jalan jalan.. dll...
Tapi kapan kamu kembali?
Dan sampai kapan aku harus menunggu sementara semakin lama hati ini merasa tidak nyaman...
Apa kamu sudah nyaman disana dan tidak ingin kembali disini bersamaku?
Atau kamu marah karena sering aku ganggu terus menerus?
Kamu bilang aku harus bersabar.. itu sudah aku coba.. tapi semakin berusaha malah semakin kesabaranku itu goyah..
Dan air mata mengalir begitu saja.. Ya Allah.. bantu hamba agar dia bisa kembali lagi.. tolong hambamu ini Ya Allah..


Senin, 17 Desember 2018

Kurang menghargai waktu saat bersama jadinya seperti ini menyesal. Kenapa dulu aku tidak menghargai waktu kita bersama, bercanda, tertawa, melakukan hal hal konyol dll.
Aku menyesal kenapa tidak melakukan itu. Sekarang jarak kita sudah benar benar jauh kawan.. disini aku merasa sendiri tak ada satupun yang menemaniku..
Kangen sekali tawamu, kangen sekali marahmu, kangen sekali koyolmu, kangen semua tentangmu...
Sekarang aku hanya bisa memandang foto saat saat kita bersama dulu...
Apakah bisa kita melakukan hal itu lagi?
Kapan bisa seperti itu lagi?
Dan bagaimana caranya?
Sekara kita hanya komunikasi lewat whatsapp tanpa bisa bertegur sapa secara langsung.
Salaman itu yang hanya selalu bisa kita lakukan saat bertemu sekarang..
Aku sudah merasa benar benar jauh darimu kawanku..
Sepi ga ada kamu...😔😔
Dulu dimana aku duduk pasti disebelahku ada kamu tapi sekarang hanya tempat kosong yang tersisa..
Benar benar sendiri, masalahpun hanya bisa kupendam sendiri tanpa bisa kuceritakan kepadamu..
Ya Allah..
Kenapa dia harus pindah kenapa dia tidak bersamaku saja?
Aku tahu dia pindah karena membantu tapi jika seperti ini aku.... dia... tak akan bisa menciptakan kenangan yang tak terlupakan lagi...😢😢😢
Kenapa orang itu harus membuat semua ini menjadi seperti ini..
Merusak semuanya..
Ya Allah.. aku ingin semua kembali seperti semula seperti keluarga keduaku disini.. sekarang aku hanya bisa memohon kepadaMu Ya Allah.. tolonglah kebalikan semua seperti semula.. hamba berjanji akan menghargai waktu itu jika kami saling bersama lagi..
Andai kamu tahu ini Jon..
Aku benar benar membutuhkanmu sekarang untuk teman ngobrol.
Aku sudah benar benar seperti hanya tinggal raga yang bergerak tanpa tujuan dan keinginan... tanpa ada rasa sedikitpun yang kurasakan..
Kamu sudah seperti adik kandungku, sakit dan sedih rasanya saat kamu sudah tidak bersamaku lagi..
Untuk kedua kalinya aku kehilangan seorang adik yang sudah amat aku sayangi...
Kembalilah tolong...
Aku butuh butuh butuh kamu disini bersamaku..
Maaf aku selalu membuatmu jengkel.. tanpa mengerti perasaanmu..
Sekarang sakit ini entah kenapa tak bisa hilang.. aku harus bagaimana?
Ya Allah rubahlah pemikiran orang yang telah memisahkan kami agar dia mau mengembalikannya.. hamba mohon...
Hamba benar benar membutuhkan jono disamping hamba.. saat dia disamping hamba seperti aku mempunyai adik lagi yang sekarang mungki sudah disampingmu...
Hamba menyanyanginya Ya Allah.. jangan pisahkan kami hamba mohon.. kembalikanlah.. karena hanya Engkau yang bisa membuat hal yang tidak mungkin menjadi mungkin..
Kabulkanlah doa hamba ini Ya Allah..
Amin...

Jumat, 07 Desember 2018

Banyak hal yang terjadi, awalnya kamu bilang baik baik saja. Tapi lama kelamaan kamu mulai jujur terhadap diri kamu sendiri.
Aku kira yang merasakan ini hanya aku ternyata kamu juga merasakan hal yang sama.
Mungkin benar kata orang orang kita memang seperti saudara selalu mengalami hal yang sama, sedih, sakit, kecewa dll..
Sabar kamu disana aku tahu berat karena aku juga merasakan hal yang sama disini sahabatku...
Allah sedang memiliki rencana untuk kita..
Jaga selalu kesehatanmu, jangan terlalu dipikirkan walaupun itu sulit..
Aku yakin suatu saat nanti Allah akan membuat kita bersama sama lagi dan saling bekerja sama lagi..
Menciptakan hal hal luar biasa bersama, tertawa bersama, seru seruan bersama..
Yang sekarang ini sudah jarang sekali kita dapatkan..malah hampir tidak pernah lagi..
Sebenarnya aku ingin menyerah sekarang tapi keadaan memaksaku untuk bertahan.
Tapi entah juga sampai kapan aku bertahan..
Aku berharap sebelum aku selesai bertahan Allah mengizinkan aku untuk bekerja sama denganmu lagi...
Amin..
Ini semua hanya kita berdua yang tahu dan merasakan, kamu satu satunya orang disini yang benar benar aku percaya..
Jika memang kita harus berhenti aku harap bisa bersama sama. Dan bisa mendapatkan hal yang lebih baik dari tempat ini...
Amin
Kangen..........................

Kamis, 06 Desember 2018

Bulan Desember pun sudah datang yang kata orang2 Desember Ceria.. tapi tidak menurutku.. 😥
Kangen rasanya pingin ngobrol hal yang ga penting sama loe., kangen nongkrong nyari nasi goreng, beli martabak, belanja kebutuhan kos bersama dll..😥😥
Apakah itu bisa terjadi lagi?
Sedih rasanya mengingat semua..
Dulu kamu selalu ada disetiap aku duduk dimanapun, selalu bercerita hal hal koyol..
Sekarang tempat kamu duduk itu sudah kosong dan hanya masih terngiang bayanganmu disitu...
Kangen kangen le jail, le debat, le tertawa bersama, sedih bersama, saling curhat😢😢
Tapi semua itu sekarang benar benar hanya menjadi kenangan yang selalu membuatku sedih saat mengingatnya..
Aku minta maaf karena telah meminta hal ini dulu, aku salah...😓😓
Ya Allah hamba sekarang sudah tidak bisa berbuat apa apa.. yang bisa hamba lakukan hanyalah berdoa dan memohon agar dia kembali.. tapi apakah engkau akan mengabulkannya?
Hamba rela jika memang dia kembali hamba harus bekerja lebih berat lagi itu tidak masalah buat hamba...

Kamis, 29 November 2018

Sebulan berlalu dan ternyata masih tetap sama saja tidak ada perubahan sama sekali..
Benar benar menunggu hal yang tanpa kepastian..😥😥
Dan setelah beberapa lama aku baru sadar ternyata yang salah adalah diriku sendiri...
Ternyata akulah yang meminta ini semua kepada Allah dulu..
Dan telah dikabulkan Allah..
Dan penyesalan yang teramatlah yang aku rasakan..
Ya Allah dulu aku khilaf meminta ini semua, karena amarahlah dulu yang ada dihati hamba dan tanpa berpikir meminta dia untuk pergi, Ya Allah.... tolong kembalikan dia lagi.. Aku amat sangat menyesal karena meminta ini semua.. Tolonglah Ya Allah SWT..😭😭😭😭😭

Rabu, 21 November 2018

Mencoba melarikan diri dengan cara mudik ke kampung halaman ternyata tidak juga bisa menghilangkan masalah yang sedang di hadapi..
Sudah nonton bioskop, jalan jalan, nongkrong tapi tetap saja kebahagiaan itu hanya sebentar.. setelah semua telah dilakukan dan selesai rasa sedih itu kembali kenapa??
Apa harus seperti ini terus?
Mungkin yang membaca ini akan beranggapan aku lebay dll.. tapi terserah kalian mau ngomong apa aku tidak peduli.. karena kalian mungkin tidak tahu apa yang aku rasakan..
Berharap dan berharap yang entah itu akan terjadi atau tidak..
Menunggu sesuatu yang mungkin tidak pasti...

Tapi Aku berharap semoga Allah SWT membuat yang tidak mungkin itu menjadi mungkin...
Amin...

Kamis, 08 November 2018

Berpura pura bahagia itulah yang hanya bisa aku lakukan sekarang. Saat yang lain mengira ini adalah kebahagiaan sejati tapi sebenarnya hanya semulah yang terjadi..
Benar mungkin aku akan dibilang iri dan syirik jika bilang agak sedikit tidak suka. Sahabat yang sudah aku anggap seperti adikku sendiri telah menemukan kebahagian baru tanpa diriku.. bahagia untuknya tapi sedih rasanya untukku..
Kebersamaan kamipun sudah tidak ada sama sekali bahkan hanya untuk ngobrol saja hanya terjadi seperlunya saja dan rasanya canggung harus seperti ini..
Berusaha ikhlas itu memang sulit ya.. apalagi jika ikhlas itu memang harus dipaksakan..😢
Baru saja aku melihatnya saat dia pulang sholat jumat dan apa yang telah terjadi.. sedih itu mulai datang lagi entah kenapa..
Lebay sekali ya...
Tapi itu yang benar benar aku rasakan..
Dia pergi begitu saja saat aku sedang ingin bangkit dari masalah yang menimpaku, bukan malah berhasil bangkit malah semakin terpuruklah diriku..
Mungkin aku yang terlalu banyak dosa kali ya sampai sampai Allah memberi hal hal seperti ini...
Untuk jono jika kamu tahu aku berharap kita masih bisa bersahabat seperti biasanya.. ngobrol, bercanda, tertawa dll..
Tapi.....
Apakah itu hanya akan menjadi angan angan saja yang tak akan terulang kembali?
Ya Allah mungkin Engkau akan menganggap aku kurang bersyukur tapi memang beginilah aku...
Aku berusaha ikhlas dan berlapang dada tapi masih saja berat di hati ini Ya Allah...😭😭
Jika boleh hamba memohon kembalikanlah seperti semula Ya Allah..
Kembalikan dia bekerja sama lagi denganku.. Kabulkanlah doa orang yang penuh dosa ini Ya Allah...
Aku mohon..😭😭

Rabu, 07 November 2018

Seyum dan tertawa adalah pertanda kebahagiaan untukmu tapi tahukah kamu itu tanda kesedihan untukku...
Mungkin orang bilang aku egois tapi inilah aku, bukan karena aku tidak mempunyai tenggang rasa tapi....
Mungkin dengan kamu ada disana sudah banyak perubahan seperti yang ia katakan suasana disana lebih menyenangkan membahagiakan dan lebih tentram.
Tapi apakah kamu tau yang aku rasakan disini? Sunyi, sedih, marah, semua bersatu menjadi satu..
Jika kamu pernah menonton film inside out hapir seperti itulah yang aku rasakan..
Aku terpakasa berpura pura bahagia padahal hati ini merasa sedih tak tertahankan..
Mungkin kamu tak akan pernah mengetahuinya tapi asal kamu tahu aku mengharapkan kamu kembali bekerja sama denganku wahai sahabatku...
Tapi saat aku mengharapkan itu malah banyak orang yang berkata itu tidak mungkin dan itulah yang semakin membuatku sedih..
Aku sudah berusaha untuk memalingkan semuanya dengan cara menyibukkan diri tapi apa kamu tahu itu percuma saja...
Ya Allah aku memohon dengan kerendahan hati hamba yang sebagai makhlukmu yang penuh dosa ini berilah keajaibanmu agar aku bisa bekerja sama lagi dengan sahabatku... Karena hanya Enkaulah Ya Allah yang bisa mengembalikan semua ini seperti semula..
Dimana ada canda,tawa, kebahagiaan, ketentraman yang sekarang hampir sama sekali aku rasakan akhir akhir ini..
Ya Allah.. Aku memohon dengan sangat kabulkanlah doaku ini..

Sabtu, 03 November 2018

Seminggu telah terlewati awalnya aku berfikir bisa menghadapinya tapi ternyata tidak... Aku masih bingung, marah, sedih tak beraturan. Setiap apa yang dikerjakan selalu saja salah. Mungkin karena memang rasa nyaman yang sudah benar2 dibuang..😣😣..
Salahkah jika aku sedikit marah karena orang yang pertama di pasrahkan kepadaku untuk diajari dalam bekerja harus di pindah tempatkan ketempat lain tanpa memikirkan dulu perasaanku?
Aku beri pengarahan sedikit demi sedikit yang awalnya aku hampir putus asa untuk mengajarinya tapi akhirnya dia bisa juga.
Tapi karena aku berfikir dia orang baik jadi aku harus berusaha agar dia bisa.
Satuhal yang harus kamu tahu.. 2th itu bukan waktu sebentar seenak jidat aja kamu memindahnya. Asal kamu tahu orang yang kamu pindah tempatkan adalah orang yang mengingatkanku pada almarhum adikku...😫😫
Saat aku ngobrol, bercanda, marah, jail itu yang mungkin tidak akan pernah aku dapatkan dari orang lain.
Mungkin memang sudah banyak kamu menghadirkan orang orang baru tapi tidak ada yang seperti dia..
Kamu sebenarnya tahu tapi pura pura tidak tahu.. kenapa..
Hanya karena ingin merubah sifat satu orang apa harus mengorbankan perasaan orang lain?
Kamu memang tidak akan pernah mengerti karena mungkin kamu belum pernah merasakannya...
2 kali aku mengalami seperti ini dan yang memberinya adalah orang yang memiliki hal sama seperti dirimu..

Inilah yang aku takutkan.. aku menerima tawaran yang dulu sebenarnya tidak kuinginkan.. Maaf bukan maksud aku untuk tidak menghormatimu sebagai saudara atau apa tapi dengan seperti ini kamu telah merubah semua hal yang aku pikirkan tentang dirimu...

Dan mungkin benar hal ini tak akan berubah sama sekali.. dan mungkin kamu akan senang melihatku berubah 180 derajat dari biasanya..
Terimakasih ya telah membuatku menderita seperti ini...😊

Kamis, 01 November 2018

Perpisahan

Setelah sekian lama akhirnya aku menulis lagi diblog ini.. mungkin sudah hampir 2 tahun terakhir ini aku jarang pos apapun karena sibuk. Dan akhirnya aku bisa pos apa yang sedang dirasakan.. saat ini banyak hal yang telahh berubah.. untuk kedua kalinya aku dipisahkan dengan orang yang sudah seperti sahabatku sendiri ditempat kerja itu bukan karena sebuah alasan yang mungkin tidak masuk akal.

Yang membuatku sedih adalah sekarang sifat yang sudah aku anggap sebagai sahabatku ini kurasa sudah mulai berubah terhadapku. Mulai dari cara dia tersenyum sudah tidak seperti biasanya.

Diapun sekarang terlalu serius terhadap pekerjaannya seperti sudah melupakan semuanya itu yang aku rasakan.😥😥

Berbeda saat dulu dia lucu enak diajak ngobro dan bercanda dll. Sekarang hal itu hanya akan menjadi angan angan saja untuk terjadi lagi...

Ya Allah kenapa untuk kedua kalinya engkau memberi cobaan seperti ini.. apa yang salah dariku,??

Ya Allah jika aku boleh memohon tolong berilah keajaibanMu kepadaku.. kembalikan seperti dahulu disaat kami bersama sama seperti keluarga, saling bercanda, berdebat hanya karena hal sepele dan bekerja sama dengan kegembiraan...

Dan untuk sahabatku yang mungkin hanya aku sendiri yang menganggap itu sementara kamu sudah lupa dan mungkin tak mau perduli, kangen rasanya saat bekerja bersama, bersendau gurau, mendapat masalah yang diselesaikan bersama2. Mungkin setelah ini akan amat terasa berbeda saat kita sudah berbeda posisi bekerja😣.

Aku senang karena kamu sudah diberi kepercayaan dan itu artinya kamu sudah ada kemajuan tapi sedih juga rasanya karena mungkin kita tidak akan bekerja sama untuk selamanya...😣😣

Entah apakah Allah akan memberi keajaibannya atau tidak.. tapi apakah salah jika aku masih berharap? Dan sebaiknya apa yang harus aku lakukan?
Setiap apa yang aku lakukan selalu saja ada yang kurang dan tidak seperti biasanya..😣..

Sedih sedih ini akan sampai kapan?